Singkil, 18 Desember 2025 – Mahkamah Syar’iyah Singkil terus bertransformasi dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan di Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili. Bertempat di Ruang Sidang Utama pada Kamis (18/12), MS Singkil menggelar sosialisasi tiga inovasi strategis yang lahir dari tangan kreatif para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua MS Singkil, Bapak Anas Rudiansyah, S.H.I., M.H., serta diikuti oleh seluruh jajaran Hakim, pejabat struktural, fungsional, dan staf. Momentum ini menjadi sangat penting mengingat kondisi geografis Aceh Singkil yang sering terdampak banjir, yang kerap menjadi hambatan bagi masyarakat untuk datang langsung ke kantor pengadilan.
Dalam sambutannya, Ketua MS Singkil mengapresiasi dedikasi para CPNS yang jeli melihat problematika lokal. Beliau menekankan bahwa inovasi digital adalah kunci agar pelayanan publik tidak lumpuh, bahkan dalam situasi sulit sekalipun.
"Aceh Singkil memiliki tantangan alam tersendiri, salah satunya adalah banjir tahunan. Inovasi dari rekan-rekan CPNS ini memastikan bahwa jarak dan air bukan lagi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan keadilan," ujar Bapak Anas Rudiansyah.
Tiga Inovasi Unggulan untuk Masyarakat Singkil
1. PANDU EAC – Ryansyah, S.H. (Juara III Terbaik Latsar CPNS 2025)
Inovasi pertama datang dari Ryansyah, S.H., yang belum lama ini mengharumkan nama MS Singkil dengan meraih predikat Juara Tiga Terbaik pada Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS 2025. Ia memperkenalkan PANDU EAC (Panduan Elektronik Akta Cerai).
- Keunggulan: Inovasi ini memberikan panduan langkah-demi-langkah mengenai prosedur perkara secara digital. Dengan PANDU EAC, masyarakat tidak perlu datang ke kantor hanya untuk mendapatkan akta cerai semuanya bisa diakses secara daring, sangat membantu saat akses jalan terputus akibat banjir.
2. SIAP WA – Frina Oktalita, S.H.
Selanjutnya, Frina Oktalita, S.H., mensosialisasikan inovasi bernama SIAP WA (Sistem Informasi Aplikasi Pelayanan via WhatsApp).
- Keunggulan: Menyadari bahwa WhatsApp adalah aplikasi yang paling banyak digunakan masyarakat, SIAP WA hadir sebagai asisten virtual. Melalui inovasi ini, masyarakat pencari keadilan dapat melakukan cek status perkara, jadwal sidang, hingga biaya panjar perkara hanya melalui pesan singkat secara otomatis dan responsif.

3. PRIMA – Nanda Eko Abdilah, S.T.
Inovasi ketiga dipaparkan oleh Nanda Eko Abdilah, S.T., yang membangun PRIMA (Portal Informasi Mahkamah).
- Keunggulan: PRIMA merupakan website diperuntukkan untuk pegawai Mahkamah Syar’iyah singkil dalam melaksanakan tugas sehari hari.
Kehadiran ketiga inovasi ini diharapkan menciptakan ekosistem peradilan yang inklusif. Masyarakat yang terjebak banjir atau terkendala transportasi kini memiliki alternatif untuk mengurus administrasi perkara dari rumah. Hal ini sejalan dengan misi Mahkamah Agung dalam mewujudkan peradilan yang modern dan berbasis teknologi informasi.

Sosialisasi yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan demonstrasi penggunaan aplikasi di depan seluruh pegawai. Dengan integrasi antara PANDU EAC, SIAP WA, dan PRIMA, Mahkamah Syar’iyah Singkil optimis dapat mempertahankan predikat pelayanan prima dan tetap menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, dalam kondisi apapun.


