SINGKIL – Aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M yang berlangsung khidmat di Musholla Mahkamah Syar’iyah Singkil pada Senin, 14 September 2026. Acara ini dihadiri oleh pimpinan, para hakim, pejabat struktural dan fungsional, seluruh pegawai, serta para tamu undangan dari lingkungan peradilan dan Anak Yatim.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema "Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai Pemersatu Umat dan Fondasi Menegakkan Keadilan yang Berintegritas." Suasana khusyuk terasa sejak awal acara yang dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan lantunan shalawat bersama yang menggema di seluruh area musholla.
Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil menyampaikan bahwa peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momen introspeksi diri bagi seluruh aparatur peradilan. Beliau menegaskan pentingnya mengimplementasikan sifat-sifat kenabian—Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—dalam menjalankan tugas pelayanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang mengupas kisah hidup Rasulullah SAW, khususnya dalam memberikan kepastian hukum yang adil tanpa pandang bulu serta menjaga integritas moral. Penceramah mengingatkan bahwa profesi penegak hukum memiliki tanggung jawab moral yang besar, baik di dunia maupun di akhirat.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan instansi dan kesejahteraan masyarakat Aceh Singkil, kemudian dilanjutkan dengan santap bersama sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antarpegawai.


