herdermssingkil2

SINGKIL – Dalam upaya memperkuat tata kelola aset negara serta meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan publik, Bapak T Rully Hendrawan, S.H., M.AP Kepala Bidang Aset Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Aceh Singkil melakukan kunjungan kerja resmi ke Kantor Mahkamah Syar’iyah Singkil pada Kamis, 21 Agustus 2026.

WhatsApp Image 2026 08 25 at 06.16.08 2

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh jimpinan beserta jajaran Sekretariat Mahkamah Syar’iyah Singkil. Agenda utama dari pertemuan ini adalah melakukan koordinasi teknis, verifikasi lapangan, serta pematangan rencana penerimaan Hibah Barang Milik Daerah (BMD) dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil kepada Mahkamah Syar’iyah Singkil.

Adapun objek hibah yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut meliputi tiga aspek utama:

  • Pagar Permanen: Pembangunan dan pengalihan status kepemilikan pagar pengaman di sekeliling area kantor guna meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan kerja.
  • Kendaraan Operasional (Mobil): Penyediaan unit kendaraan roda empat untuk mendukung kelancaran mobilitas serta tugas-tugas dinas jajaran Mahkamah Syar’iyah Singkil.
  • Fasilitas Mushalla: Peningkatan sarana ibadah di lingkungan kantor yang diperuntukkan bagi para pegawai maupun masyarakat pencari keadilan.

Kabid Aset DPKD Aceh Singkil menyampaikan bahwa proses hibah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas yudisial dan penegakan hukum Syariat Islam di Kabupaten Aceh Singkil. Kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas pendukung yang representative sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, aman, dan nyaman.

Sementara itu, pihak Mahkamah Syar’iyah Singkil memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian dan dukungan dari Pemkab Aceh Singkil. Proses alih status aset ini nantinya akan melintasi beberapa tahapan administrasi sesuai dengan regulasi tata kelola barang milik daerah dan negara yang berlaku, guna memastikan legalitas dan transparansi di kedua belah pihak.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut ditutup dengan tinjauan lokasi bersama untuk melihat langsung kondisi fisik aset yang direncanakan akan dihibahkan.