SINGKIL – Mahkamah Syar'iyah Singkil kembali menggelar kegiatan rutin apel pagi pada Senin, 10 Agustus 2026. Berlangsung di halaman utama kantor MS Singkil, kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen aparatur pengadilan, mulai dari Ketua, hakim, pejabat struktural dan fungsional, pegawai PNS, hingga tenaga PPPK Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan wadah krusial untuk membina kedisiplinan, mengevaluasi kinerja, serta menyelaraskan persepsi seluruh personel dalam memberikan pelayanan publik.

Bertindak sebagai pembina apel pada awal pekan ini adalah Hakim Mahkamah Syar'iyah Singkil. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh aparatur yang terus menjaga konsistensi kinerja. Namun, fokus utama pembina apel kali ini tertuju pada penguatan fondasi pelayanan publik di garda terdepan, khususnya Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bagian pendaftaran perkara.
Penekanan Khusus untuk Petugas PTSP Bagian Pendaftaran
Dalam pembinaannya, Pembina Apel menggarisbawahi bahwa ketelitian dalam proses penerimaan dan penginputan data awal perkara merupakan kunci keberhasilan muara pelayanan hukum. Data para pihak yang diinput ke dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) harus memiliki tingkat akurasi yang sempurna.
Beberapa poin penting yang menjadi arahan khusus bagi petugas pendaftaran PTSP meliputi:
- Verifikasi Identitas: Memastikan kebenaran NIK, nama lengkap (termasuk ejaan dan gelar), serta alamat domisili terkini para pihak sesuai dengan dokumen kependudukan resmi.
- Kelengkapan Berkas: Memeriksa secara cermat dokumen syarat formil gugatan atau permohonan sebelum diinput ke dalam sistem.
- Sinkronisasi SIPP: Memastikan seluruh variabel data yang diinput ke aplikasi SIPP telah sesuai dengan berkas fisik guna menghindari data mismatch.
- Sikap 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun): Tetap mengedepankan keramahan dan kesabaran saat memandu masyarakat pencari keadilan dalam melengkapi data diri mereka.
Komitmen Bersama Mewujudkan Pelayanan Prima
Menutup amanatnya, Pembina Apel mengajak seluruh aparatur MS Singkil—khususnya tim PTSP—untuk menjadikan prinsip ketelitian sebagai budaya kerja harian. Integritas dan kecermatan di garda depan akan menciptakan proses peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan.
Kegiatan apel pagi diawali dengan pembacaan Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung RI dan diakhiri dengan pembacaan doa bersama. Seluruh peserta apel membubarkan diri dengan semangat baru untuk memulai aktivitas pelayanan publik di Mahkamah Syar'iyah Singkil.


