herdermssingkil2

SINGKIL – Dalam upaya menjaga konsistensi kualitas pelayanan publik yang prima dan berintegritas, Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali menggelar kegiatan briefing rutin bagi para petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 01 Juli 2026 ini dipimpin langsung oleh Panitera Mahkamah Syar’iyah Singkil di ruang PTSP setempat.

WhatsApp Image 2026 07 01 at 08.53.41

Briefing pagi ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas meja pelayanan, mulai dari Meja Informasi dan Pengaduan, Meja Pendaftaran, Meja Pembayaran, hingga petugas produk pengadilan dan security. Kegiatan ini menjadi agenda wajib guna menyamakan persepsi, mengevaluasi kendala harian, serta memompa semangat para aparatur sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Fokus Utama: Konsistensi 5S dan Integritas Tanpa Kompromi

Dalam arahannya, Panitera Mahkamah Syar’iyah Singkil menekankan beberapa poin krusial yang harus diinternalisasi oleh setiap petugas PTSP:

  • Penerapan Budaya 5S secara Konsisten: Petugas diingatkan untuk tidak pernah bosan menerapkan prinsip Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Sebagai garda terdepan, wajah instansi tercermin dari bagaimana petugas menyambut masyarakat di pintu masuk.
  • Peningkatan Kompetensi dan Solutif: Setiap petugas harus menguasai standar operasional prosedur (SOP) produk layanan masing-masing agar dapat memberikan informasi yang akurat, cepat, dan tidak berbelit-belit.
  • Menjaga Integritas dan Anti-Gratifikasi: Panitera menegaskan kembali komitmen Mahkamah Syar’iyah Singkil dalam mempertahankan wilayah bebas korupsi. Segala bentuk pungutan liar atau penerimaan tips dari pihak berperkara adalah pelanggaran berat.

"PTSP adalah cermin utama dari Mahkamah Syar’iyah Singkil. Baik buruknya persepsi masyarakat terhadap lembaga ini dimulai dari pelayanan yang Bapak dan Ibu berikan di ruangan ini. Oleh karena itu, berikanlah pelayanan dengan hati, penuh keikhlasan, dan tetap bersikap profesional," ujar Panitera dalam arahannya.

Evaluasi dan Ruang Diskusi Interaktif

Tidak hanya memberikan arahan satu arah, briefing yang berlangsung santai namun khidmat ini juga membuka ruang diskusi bagi para petugas. Beberapa kendala teknis terkait sistem aplikasi pelayanan dan kenyamanan ruang tunggu sempat dibahas untuk segera dicarikan solusi bersama secara cepat.

Melalui diskusi interaktif ini, diharapkan hambatan-hambatan kecil yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat pencari keadilan dapat diminimalisir sejak dini.

Komitmen Bersama Menuju Pelayanan Berkelas

Kegiatan briefing rutin hari ini ditutup dengan pembacaan doa bersama dan yel-yel penyemangat Mahkamah Syar’iyah Singkil untuk membangun energi positif.

Dengan adanya pembinaan berkala seperti ini, Mahkamah Syar’iyah Singkil berharap masyarakat Kabupaten Aceh Singkil dapat merasakan pelayanan hukum yang semakin transparan, akuntabel, dan ramah, sejalan dengan visi besar Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam mewujudkan badan peradilan yang agung.