SINGKIL – Menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan kerja merupakan salah satu kunci utama dalam menunjang produktivitas serta memberikan pelayanan prima (Pelayanan Prima) bagi masyarakat pencari keadilan. Menyadari pentingnya hal tersebut, seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali menunjukkan kekompakan dan kepedulian lingkungan melalui kegiatan "Jumat Bersih" yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari setelah apel bersama ini melibatkan seluruh elemen peradilan, mulai dari Pimpinan, para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, staf Mahkamah Syar’iyah Singkil. Dengan membawa berbagai peralatan kebersihan, seluruh pegawai membagi tugas secara merata untuk menyisir setiap sudut kantor.
Aksi gotong royong kali ini tidak hanya berfokus pada area luar yang kasat mata, melainkan dilakukan secara menyeluruh mencakup interior gedung, area parkir, hingga area halaman belakang kantor yang cukup luas.
Area Interior dan Ruang Pelayanan: Pembersihan dilakukan pada ruang tunggu sidang, ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dan lobi utama guna memastikan masyarakat yang datang merasa aman, nyaman, dan disambut dengan lingkungan yang higienis.
Halaman Belakang Kantor: Menjadi salah satu fokus utama dalam agenda kali ini. Seluruh pegawai bahu-membahu memotong rumput yang mulai meninggi, merapikan tanaman liar, serta membersihkan saluran air (drainase) di bagian belakang gedung. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah genangan air dan membasmi sarang nyamuk, mengingat intensitas cuaca yang tidak menentu.
Menumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Kerja 5R
Di sela-sela kegiatan, Pimpinan Mahkamah Syar’iyah Singkil menyampaikan bahwa agenda Jumat Bersih ini bukan sekadar rutinitas untuk menjaga estetika gedung, melainkan sebuah momentum penting untuk memupuk rasa kepemilikan (sense of belonging) dan solidaritas antarpegawai.
Selain itu, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) yang terus digaungkan oleh Mahkamah Syar’iyah Singkil sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dengan selesainya kegiatan gotong royong ini, wajah kantor Mahkamah Syar’iyah Singkil kini tampak lebih segar, rapi, dan sedap dipandang mata. Halaman belakang yang sebelumnya rimbun kini telah tertata dengan rapi, menciptakan sirkulasi udara dan pandangan yang lebih terbuka.
Kegiatan Jumat Bersih ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten dan berkesinambungan, sehingga budaya hidup bersih tidak hanya diterapkan di lingkungan kantor, tetapi juga mampu menjadi kebiasaan sehari-hari bagi seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Singkil di lingkungan tempat tinggal masing-masing.


