Singkil, 29 April 2026 – Suasana haru sekaligus penuh apresiasi mewarnai ruang aula Mahkamah Syar’iyah Singkil pada Rabu pagi. Tepat pukul 08.00 WIB, pimpinan beserta jajaran hakim dan pegawai MS Singkil melaksanakan agenda resmi pelepasan mahasiswa magang dari Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Sahada) Padangsidimpuan.

Acara pelepasan ini menandai berakhirnya masa praktik kerja lapangan (PKL) yang telah dijalani para mahasiswa selama beberapa bulan terakhir di lingkungan peradilan agama tersebut.
Acara dibuka dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa. Dalam sambutannya, Ketua MS Singkil menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa UIN Sahada atas dedikasi, kedisiplinan, dan bantuan yang diberikan selama masa magang.
Kehadiran mahasiswa dianggap telah memberikan warna tersendiri, terutama dalam mendukung kelancaran tugas-tugas administratif dan operasional di berbagai bagian, mulai dari Kesekretariatan hingga Kepaniteraan.
"Kalian telah belajar melihat secara langsung bagaimana hukum dijalankan di lapangan. Kami berharap pengalaman di MS Singkil ini tidak hanya menjadi syarat kelulusan akademik, tetapi juga menjadi bekal berharga saat kalian terjun ke dunia profesional nantinya," ujar pimpinan MS Singkil dalam amanatnya.
Selama masa magang, para mahasiswa tidak hanya diperbantukan dalam urusan administrasi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengamati jalannya persidangan, mempelajari proses pendaftaran perkara secara elektronik (e-Court), hingga memahami prosedur administrasi persidangan.
Ketua MS Singkil berpesan agar ilmu praktis yang didapat selama di Singkil dapat diselaraskan dengan teori yang didapat di bangku kuliah. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika profesi, sebagaimana yang selama ini dicontohkan melalui implementasi 8 Nilai Utama Mahkamah Agung di lingkungan MS Singkil.
Sebagai tanda berakhirnya masa tugas, dilakukan penyerahan sertifikat magang secara simbolis kepada para mahasiswa. Penyerahan ini merupakan bentuk pengakuan formal atas kompetensi dan pengalaman yang telah mereka raih selama berada di bawah bimbingan para hakim dan pamong di MS Singkil.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Isak tangis haru sempat terlihat saat para mahasiswa berpamitan kepada para pegawai yang selama ini telah menjadi mentor sekaligus orang tua asuh mereka.
Dengan berakhirnya masa magang ini, para mahasiswa UIN Sahada Padangsidimpuan resmi dilepas untuk kembali ke kampus guna melanjutkan sisa masa studi mereka. Mahkamah Syar’iyah Singkil berharap kerjasama yang baik antara institusi peradilan dan dunia pendidikan ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang guna mencetak generasi hukum yang berkualitas dan berintegritas.


